Beranda / Sampel Terjemahan / Inggris-Indonesia / Sampel 9 – Inggris-Indonesia

Sampel 9 – Inggris-Indonesia

The Resource-Based View is the theory used in this article to theoretically ground and explain how corporate governance affects firm competitiveness and performance of SMEs. The theory is premised on the assumption of considerable and continual firm heterogeneity in terms of resource endowments. It is commonly proposed that this heterogeneity emanates from inimitability and the inability of firms to alter their acquired stock of resources over time. The model holds that the core of the strategy is or should be defined by the unique resources and capabilities of a firm. In addition, the theory argues that the importunate differences in firm performance require that either the product of a firm be differentiated, or that it attains a low cost position or focus leadership in relation to its competitors. In other words, the main argument of the Resource-Based View is that resources and capabilities determine how efficiently and effectively a firm functions and performs. It is worth noting that a given strategy will create a sustainable competitive advantage and performance differential if, and only if, the resources used to envisage and implement it are valuable, rare, inimitable and non-substitutable. In the light of the above, this article uses the Resource-Based View to explain good and effective adoption of corporate governance as a distinctive capability, which creates a competitive advantage and improves performance for the SMEs.

Terjemahan Indonesia

Pandangan Berbasis-Sumberdaya (Resource-Based View) adalah teori yang digunakan dalam artikel ini untuk mendasari dan menjelaskan secara teoretis bagaimana tata-kelola perusahaan (corporate governance) mempengaruhi daya saing dan kinerja perusahaan dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Teori ini dipremiskan berdasarkan asumsi heterogenitas perusahaan yang banyak dan kontinyu dalam hal berkah sumber daya. Diproposisikan secara umum bahwa heterogenitas ini memancar dari kondisi tidak-dapat-ditiru (inimitabilitas) dan ketidakmampuan perusahaan untuk mengubah cadangan sumber daya mereka yang telah diperoleh dari waktu ke waktu. Model ini berpandangan bahwa inti dari strategi ini adalah atau seharusnya didefinisikan dengan sumber daya dan kemampuan unik dari sebuah perusahaan. Selain itu, teori tersebut berpendapat bahwa perbedaan kinerja perusahaan mengharuskan produk suatu perusahaan didiferensiasi atau produk itu mencapai posisi biaya rendah atau memusatkan kepemimpinan relasi pada para pesaingnya. Dengan kata lain, argumen utama Pandangan Berbasis-Sumberdaya adalah bahwa sumberdaya dan kemampuan menentukan seberapa efektif dan efisien suatu perusahaan dapat berfungsi dan berkinerja. Ada baiknya menekankan bahwa strategi tertentu akan menciptakan keuntungan kompetitif dan kinerja berkelanjutan yang berbeda jika, dan hanya jika, sumber daya yang digunakan untuk membangun dan melaksanakannya berharga, jarang, tidak dapat ditiru, dan tidak dapat digantikan. Oleh karena itu, artikel ini menggunakan Pandangan Berbasis-Sumberdaya untuk menjelaskan adopsi tata-kelola perusahaan secara baik dan efektif sebagai kemampuan yang berbeda dalam menciptakan keuntungan kompetitif dan memperbaiki kinerja bagi UKM.

Jasa Terjemahan

Anda seorang dosen, doktor, profesor dan peneliti yang sangat sibuk dan mengalami kesulitan menyusun jurnal dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris berstandar internasional? Kami di Mitragama siap membantu Anda.

Hubungi kami: 081331977939

Mengenai Layanan Penerjemahan, silakan Klik di sini!

Periksa Juga

Sampel 1 – Indonesia-Inggris

Kebijakan pembangunan perumahan menjadi instrumen pemerintah untuk melakukan intervensi pembangunan di daerah. Namun pembangunan rumah …