Sampel Terjemahan Inggris-Indonesia

Pemberitahuan Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I dan II Tahun 2019-REVISI

Kepada Yth.1. Pimpinan Perguruan Tinggi 2. Kepala LL Dikti I s.d. XIV3. Ketua Himpunan Profesi4. Pengelola Jurnal Ilmiah di seluruh Indonesia Dengan hormat, Sehubungan dengan hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I dan II Tahun 2019 dan telah diterbitkannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi …

Selengkapnya

Profesor Digenjot Publikasi Internasional, Scopus Bukan Satu-Satunya

JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mendorong para profesor dan lektor kepala untuk menulis publikasi internasional di jurnal bereputasi. Saat ini, jumlah publikasi internasional Indonesia terindeks Scopus berada diurutan ketiga setelah Malaysia dan Singapura. Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti menegaskan bahwa para …

Selengkapnya

Peneliti Perlu Mewaspadai Platform Jurnal Internasional Abal-abal

Secara kuantitas, tahun 2017 jumlah publikasi internasional dunia akademik Indonesia meningkat tajam bahkan melampaui Malaysia, Singapura, dan Thailand. Meskipun masih nangkring diperingkat ketiga se-ASEAN, namun hal ini membuktikan bahwa para peneliti Indonesia memang luar biasa. Kegiatan penelitian atau riset, kini menjadi tugas sangat penting dan utama bagi para akademisi, dosen …

Selengkapnya

Sampel Terjemahan Indonesia-Inggris

Pemberitahuan Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I dan II Tahun 2019-REVISI

Kepada Yth.1. Pimpinan Perguruan Tinggi 2. Kepala LL Dikti I s.d. XIV3. Ketua Himpunan Profesi4. Pengelola Jurnal Ilmiah di seluruh Indonesia Dengan hormat, Sehubungan dengan hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I dan II Tahun 2019 dan telah diterbitkannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi …

Selengkapnya

Profesor Digenjot Publikasi Internasional, Scopus Bukan Satu-Satunya

JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mendorong para profesor dan lektor kepala untuk menulis publikasi internasional di jurnal bereputasi. Saat ini, jumlah publikasi internasional Indonesia terindeks Scopus berada diurutan ketiga setelah Malaysia dan Singapura. Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti menegaskan bahwa para …

Selengkapnya

Peneliti Perlu Mewaspadai Platform Jurnal Internasional Abal-abal

Secara kuantitas, tahun 2017 jumlah publikasi internasional dunia akademik Indonesia meningkat tajam bahkan melampaui Malaysia, Singapura, dan Thailand. Meskipun masih nangkring diperingkat ketiga se-ASEAN, namun hal ini membuktikan bahwa para peneliti Indonesia memang luar biasa. Kegiatan penelitian atau riset, kini menjadi tugas sangat penting dan utama bagi para akademisi, dosen …

Selengkapnya